Rabu, 27 April 2016

Kesedihan di Malam Hari, Bahagia Di Pagi Hari


Assalamualaikum wr.wb
Salah seorang raja menjatuhkan hukuman mati terhadap seorang tukang kayu yang tidak jelas kesalahannya apa. Berita tentang keputusan itu bocor kepada si tukang kayu tersebut sebelum pengumuman resmi keluar. Akibatnya ia tidak bisa memejamkan mata untuk tidur di malam itu.
Istrinya menasehati, “Tidurlah di malam ini seperti malam-malam sebelumnya. Tuhan itu hanya satu, sementara pintu keluar dari suatu masalah sangat banyak.”
Kalimat yang menentramkan itu tepat masuk ke dalam hatinya, hingga ia bisa menenangkan diri dan ia pun bisa tidur di malam itu. Dia baru terbangun di pagi hari ketika pintu rumahnya diketuk oleh beberapa orang prajurit.

Senin, 25 April 2016

==Segudang Prestasi dari Anak Kurang Mampu==


Tasya Bersama Kepala SMAN 2
Genteng dan Guru Pembina
Assalamualaikum wr.wb. Selamat Pagi, Siang, Sore dan Malam buat warga Kalibaru Semuanya, Semoga Allah memberikan kawan-kawan semua umur yang panjang, rezeki yang berkah, dan hidup yang penuh manfaat, Amiin.
Admin mau mengetengahkan kisah nyata yang insya-Allah inspiratif, agar setiap orang dari kita dapat mengambil pelajaran demi hidup yang lebih baik.
Namanya Tasya Dea Amalia, warga Dusun Barurejo Desa Kalilbarumanis Kecamatan Kalibaru. Dia tergolong anak yang istimewa, meski lahir dari keluarga papa.
Ayahnya bekerja serabutan, artinya bekerja apa saja, asal halal, demi memenuhi kebutuhan sandang dan pangan keluarga. Menyabit rumbut untuk pakan kambing, kuli bangunan, buruh tani, dan segala macam pekerjaan yang mendatangkan rupiah, beliau lakoni dengan penuh semangat. Dengan satu tujuan, istri dan anak-anaknya tidak kelaparan.
Sementara sang Ibu menjadi tukang taman di Hotel Kalibaru Cottages. Tidak itu saja, beliau juga bekerja apa saja, yang